Minggu, 18 Mei 2014

TUGAS TIK 5

TUGAS TIK 5

                                      MEDIA PEMBELAJARAN MELALUI INTERNET


    A.    Pengertian Internet
            Internet singkatan dari interconection dan networking, adalah jaringan informasi global, yaitu “the largest global network of computer, that enables people throughoutthe world to connect with each other”.
            Internet merupakan jaringan global yang menghubungkan dengan beribu bahkan berjuta jaringan komputer (local/wide area network) ajaran dan medan komputer pribadi (stand alone), yang memungkinkan setiap komputer yang terhubung dengannya boleh melakukan komunikasi diantara satu sama lain. (Brace, 1997).
            Sidharta (1996) memberikan definisi yang sangat luas terhadap pengertian internet.  Internet adalah forum global pertama dan perpustakaan global pertama dimana setiap pemakai dapat berpartisipasi dalam segala waktu. Karena internet merupakan perpustakaan global, maka pemakai dapat memanfaatkannya sebagai
media pembelajaran.
       Dari beberapa pendapat dapat disimpulkan bahwa internet adalah suatu jaringan informasi berbagai komputer yang terhubung dan berkomunikasi satu sama lain yang digunakan sebagai sumber dan media dari berbagai pengetahuan.
 
   B.     Model Pembelajaran Internet
       Ada tiga sistem pembelajaran melalui internet yang layak dipertimbangkan sebagai dasar pengembangan sistem pembelajaran dengan mendayagunakan internet,yaitu :

    1)      Web Course
    2)      Web Centric Course
    3)      Web Enhanced Course

         1.      Web Course
       Web course adalah penggunaan internet untuk keperluan pembelajaran,dimana seluruh bagian bahan belajar,diskusi,konsultasi,penugasan,latihan dan ujian sepenuhnya disampaikan melalui internet.Siswa dan guru sepenuhnya terpisah,namun hubungan atau komunikasi antara peserta didik dengan pengajar bisa dilakukan setiap saat.Komunikasi lebih banyak dilakukan secara ansynchronous daripada secara synchronous.Bentuk web course ini tidak memerlukan adanya kegiatan tatap muka baik untuk keperluan pembelajaran maupun evaluasi dan ujian,karena semua proses pembelajaran sepenuhnya menggunakan fasilitas internet seperti email,chat rooms,bulletin board dan online conference.Selain itu sistem ini biasanya juga dilengkapi dengan berbagai sumber belajar (digital),baik yang dikembangkan sendiri maupun dengan menggunakan berbagai sumber belajar dengan jalan membuat hubungan (link) keberbagai sumber belajar yang sudah tersedia pada internet,seperti data base statistic berita dan informasi,e-book,perpustakaan elektronik dan lain-lain.Bentuk pembelajaran model ini biasanya digunakan untuk keperluan pendidikan jarak jauh (distance education/learning).Aplikasi bentuk ini antara lain virtual campus/university ataupun lembaga pelatihan yang menyelenggarakan pelatihan-pelatihan yang bisa diikuti secara jarak jauh dan setelah lulus ujian akan diberikan sertifikat.

          2.       Web Centric Course
       Sebagian bahan belajar,diskusi,konsultasi,penugasan,dan latihan disampaikan melalui internet,sedangkan ujian dan sebagian konsultasi,diskusi dan latihan dilakukan secara tatap muka,walaupun dalam proses belajarnya sebagian dilakukan dengan tatap muka yang biasaya berupa tutorial,tetapi presentase tatap muka tetap lebih kecil dibandingkan dengan presentase proses pembelajaran melalui internet.
       Bentuk ini memberikan makna bahwa kegiatan belajar bergeser kegiatan dikelas menjadi kegiatan melalui internet sama dengan bentuk web course,siswa dan guru sepenuhnya terpisah tetapi pada waktu-waktu yang telah ditetapkan mereka bertatap muka,baik di sekolah maupun di tempat-tempat yang telah ditentukan seperti di ruang perpustakaan,taman bacaan,ataupun di balai pertemuan.
       Penerapan bentuk ini sebagaimana telah dilakukan pada perguruan tinggi-perguruan tinggi terkemuka yang menggunakan sistem belajar secara of campus.

        3.      Web Enhanced Course
       Web enhanced course merupakan pemanfaatan internet untuk pendidikan,untuk menunjang peningkatan kualitas belajar mengajar di kelas.Bentuk ini juga dikenal dengan nama web lite course,karena kegiatan pembelajaran utama adalah tatap muka di kelas.
Peranan internet disini adalah untuk menyediakan sumber-sumber belajar yang sangat kaya akan informasi dengan cara memberikan alamat-alamat atau membuat link ke berbagai sumber belajar yang sesuai dan bisa diakses secara online,untuk meningkatkan kuantitas dan memperluas kesempatan berkomunikasi antara pengajar dan peserta didik secara timbal balik.
     Dialog atau komunikasi dua arah tersebut dimaksudkan untuk keperluan berdiskusi,berkonsultasi,maupun untuk bekerja secara kelompok.Berbeda dengan kedua bentuk sebelumnya,pada bentuk web enhanced course ini presentase pembelajaran secara tatap muka,karena penggunaan internet adalah hanya untuk mendukung kegiatan pembelajaran secara tatap muka.Bentuk ini dapat pula dikatakan sebagai langkah awal bagi institusi pendidikan yang akan menyelenggarakn pembelajaran berbasis teknologi informasi,sebelum menyelenggarakn pembelajaran dengan internet secara kompleks,seperti web centric course ataupun web course.
       Baik pada model ataupun web course,web centric course ataupun web enhanced course,terdapat beberapa komponen aktifitas seperti informasi,bahan belajar,pembelajaran ataupun komunikasi,penilaian bervariasi.Secara umum komponen aktifitas dan strukturnya dapat diterapkan dalam pengembangan pembelajaran melalui internet.

sistem pembelajaran internet dikembangkan melalui tiga cara pengembangan yaitu:

   1)      Menggunakan seperlunya fasilitas internet yang telah ada,seperti e-mail,IRC (Internet Relay Chat),word      wide web,search engine,millis (milling list) dan FTP (File Transfer Protocol).
  2)       Menggunakan sofware pengembang program pembelajaran dengan internet yang dikenal dengan Web-Course Tools,yang diantaranya bisa didapatkan secara gratis ataupun bisa juga dengan membelinya.Ada beberapa vendor yang mengembangkan Web Course Tools seperti WebCT, Webfuse, TopClass dan lain-lain.
  3) Mengembangkan sendiri program pembelajaran sesuai dengan kebutuhan (tailor made),dengan menggunakan bahasa pemograman seperti ASP (Active Server Pages) dan lain-lain.Setiap cara memiliki kelebihan dan kekurangan,misalnya pengembangan program pembelajaran dengan menggunakan fasilitas internet mempunyai kelebihan biayanya sangat murah dibandingkan yang lain,namun ada kekurangan yaitu dalam pengelolaan agak sulit karena sifatnya tidak terintegrasi.Sedangkan apabila menggunakan Web Course Tools atau pengembangan secara taillor-made biayanya jauh lebih mahal,namun memiliki kelebihannya yakni mudah dalam pengembangan dan pengelolaanya,lebih power full,dan sesuai dengan kebutuhan.
            Untuk memilih salah satu cara yang akan dipakai,ditentukan pada pertimbangan berdasarkan kajian terhadap berbagai hal seperti yang telah dibahas dibagian terdahulu tadi.Namun pada dasarnya mendayagunakan internet untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan adalah hal sangat layak untuk segera dilaksanakan secara luas di institusi-institusi penyelenggara pendidikan di Indonesia.

Ada beberapa aplikasi internet yang mampu menyokong keperluan kependidikan diantaranya :
1)      Email
Email (Mel elektronik) adalah satu perkhidmatan komunikasi melalui internet. Mel elektronik biasanya berupa teks. Tetapi ia juga boleh melinatkan image grafik dan suara (voice mail).
Antara aktiviti  yang boleh dilakukan oleh pelajar melalui email adalah berkongsi menjalankan sesuatu projek dengan pelajar di sekolah lain, berbincang dengan rekan dari kalangan berbagai budaya dan latar belakang negara mengenai berbagai isu semasa, menggalakkan perkembangan bahasa terutama bahasa inggris melalui komunikasi dengan rekan pena diluar negara, dan mendapatkan bahan dan teknik di dalam menyelesaikan sesuatu masalah pelajaran secara “online”. Seorang guru boleh menerima dan memeriksa hasil tugas pelajaran melalui email.
Zoraini (1996) menambah aktiviti-aktiviti seperti diatas akan memberi banyak faedah kepada para pelajar. Ini termasuk pelajar yang lebih peka terhadap isu semasa dunia, dapat membiasakan diri dengan aplikasi komputer, berpeluang menjalankan aktiviti kumpulan dan dapat meningkatkan kemahiran berfikir, kemahiran berbahasa atau kemahiran berkomunikasi.

2)      Laman Web (World Wide Web)
Rangkaian sedunia WWW adalah sebagian daripada internet dan merupakan satu koleksi besar dokumen yang dikenali sebagai “halaman web” (TMB, 1998, Crumlish, 1996). Halaman web merupakan komponen yang menjadikan internet lebih menarik dan paling diminati oleh siapa saja yang dapat mengaksesnya. Para pendidik boleh mendaptkan kandungan teks penuh, artikel, rancangan pengajaran dan lain-lain bahan pengajaran. Laman (http://k12.cnidr.org:90/ web. Intro.html) contohnya mneguraikan cara-cara World Wide Web khususnya dalam mereformasikan kurikulum. Crumlish (1996) mencadangkan WWW dalam pendidikan digunakan sebagai tutor, pusat sebaran dan penerbitan, medan perbincangan (forum), dan pemandu (search angine).

3)      Internet Relay Chat
Internet Relay Chat biasanya merujuk pada sekumpulan orang berbual sesama sendiri dengan menggunakan papan kekunci. Namun sampai saat ini sudah terdapat perisian yang membolehkan komunikasi secara audio dan visual dengan bantuan beberapa alat tambahan. Komunikasi seperti ini sering disebut sebagai telesidang (video conferencing). IRC menyediakan berbagia tajuk perbualan dan pengguna-pengguna di seluruh dunia berbincang tentang berbagai tajuk tersebut secara serentak.

4)      Telnet
Telnet adalah kemudahan menggunakan komputer yang beralokasi di benua lain, seolah-olah sama seperti menggunakan komputer yang ditempatkan dalam sebuah bangunan yang sama.

5)      Kumpulan berita dan diskusi
Internet menyediakan pentas-pentas perbincangan dalam pelbagai sebjek. Kumpulan berita dan diskusi adalah aplikai dan lanjutan kepada penggunaan email secara berkesan. Komuniti-komuniti ynag terbentuk secara elektronik yang mempunyai minat yang sama membolehkan ahli-ahli yang menyertai kumpulan diskusi berkongsi pendapat dan membantu di antara stau sama lain tanpa batasan sempadan geografi.

6)      Pemindahan File (FTP)
Perkembangan dari internet, file dalam bentuk teks, grafik, audio atau video amat mudah untuk dipindahkan dari satu komputer yang lain dengan menggunakan “File Transfer Protokol (FTP)”. Segala bahan pembelajaran yang terdapat dalam sesuatu server (di mana-mana institusi pendidikan) bisa dipindahkan ke komputer kita di rumah atau di sekolah tanpa mengalami perubahan.
Pada saat ini terdapat pelbagai naskah yang boleh didowload secara gratis ataupun membayar. Kita juga boleh memuatkan kembali (upload) segala file ke dalam sesuatu server untuk dimanfaatkan oleh orang lain, terutama para pendidik dan pelajar di seluruh dunia.

7)      Telekonferens
Telekonferens adalah sistem penyampaian elektronik yang melibatkan komunikais dua arah antara dua atau lebih pusat telekonferens secara langsung. Telekonferens ini juga amat sesuai bagi melaksanakan Pendidikan Jarak Jauh karena sesuai dengan tujuan menjalankan seminar, kuliah, ceramah, tutorial, talkshow, perdebatan, persidangan, pemyampaian kajian, dan juga bimbinagn konseling. Menurut J.Makki (2001), penggunaan telekonferens ini akan menyelesaikan banyak masalah pembelajaran di kalangan pelajar dan guru-guru ICT. Walau  bagaimanapun, pelaksanaan telekonferens ini memerlukan perancangan dan latihan yang rapi malah latihan dan percobaan perlu dijalankan sebelum menggunakan peralatan media ini.
Berdasarkan kajian, telekonferens ini dalah sesuia dengan aplikasi sistem pendidikan sebuah negara yang membangun yang berdasarkan teknologi komunikasi seperti ini berlaku di Finlandia (J.Makki, 2001) dan Singapura (Hu. Chun, 2001), sedangkan di Indonesia telekonferens sering diadakan untuk bertukar pengetahuan seperti Total Quality Management yang diselenggarakan oleh Asian Productivity Organization (APO) di Jakarta, Bnagkok, Tokyo, India, Phillipina, Kuala Lumpur dan Singapure secara serentak

8)      Instant messaging
Instant messaging dikenal juga dengan sebutan internet text messaging, yaitu suatu ruang daklam internet yang gunannya untuk menyampaikan pesan singkat dan langsung kepada orang lain.
Aplikasi dalam pembelajaran adalah digunakan oleh guru untuk menyampaikan tugas-tugas pelajaran secara singkat kepada peserta didik. Di samping itu guru dan siswa mampu berkomunikasi secara langsung dengan menggunakan fasilitas ini.

9)      Newsgroups
Newsgroups dikenal juga dengan konsep internet discussion group, yaitu suatu kelompok diskusi yang menggunakan sistem jaringan komputer (internet), di mana setiap anggota menuliskan pesan/gagasan-gagasannya untuk kemudian ditanggapin oleh anggota lain yang meminati topik bahasan yang sama.
Aplikasi dalam pembelajaran dapat diterapkan dalam kelompok diskusi di bidang pendidikan. Sehingga melalui aplikasi ini dapat memberikan peluang untuk bertukar pikiran mengenai pembelajaran.

     C.    Contoh Metode Pembelajaran Melalui Internet
Setelah semua perangkat untuk pembelajaran siap, guru mulai melakukan pembelajaran dengan menggunakan sumber belajar internet. Bagi siswa sekolah dasar tentu saja akses-akses yang ringan yang berkaitan dengan mata pelajaran yang diajarkan. Disinilah kepiawaian seorang guru ditampilkan dalam mendampingi, membimbing dan mengolah metode pembelajaran agar tujuan pembelajaran yang diharapkan tercapai.
Beberapa metode yang dapat dilakukan oleh guru, diantaranya: diskusi, demonstrasi, problem solving, inkuiri, dan descoveri. Guru memberikan topik tertentu pada siswa, kemudian siswa mencari hal-hal yang berkaitan dengan hal tersebut dengan mencari (down load) dari internet. Guru juga dapat memberikan tugas-tugas ringan yang mengharuskan siswa mengakses dari internet, suatu misal dalam pembelajaran Bahasa Indonesia siswa dapat mencari karya puisi atau cerpen dari internet. Siswa juga dapat belajar dari internet tentang hal-hal yang up to date yang berkaitan dengan pengetahuan. Guru memberi tugas pada siswa untuk mencari suatu peristiwa muthakir dari internet kemudian mendiskusikannya di kelas, lalu siswa menyusun laporan dari hasil diskusi tersebut.
Metode-metode tersebut dapat dilakukan guru dengan model-model pembelajaran yang bervariasi sehingga siswa semakin senang, tertarik untuk mempelajarinya sehingga proses pembelajaran tersebut menjadi pembelajaran yang bermakna. Dengan pembelajaran berbasis internet diharapkan siswa akan terbiasa berpikir kritis dan mendorong siswa untuk menjadi pembelajar otodidak. Siswa juga akan terbiasa mencari berbagai informasi dari berbagai sumber untuk belajar.
Pembelajaran ini juga mendidik siswa untuk bekerjasama dengan siswa lain dalam kelompok kecil maupun tim. Satu hal lagi yang tidak kalah pentingnya yaitu dengan pembelajaran berbasis internet pengetahuan dan wawasan siswa berkembang, mampu meningkatkan hasil belajar siswa, dengan demikian mutu pendidikan juga akan meningkat.

       D.    Fungsi Internet
            Menurut Kenji Kitao, ada enam fungsi internet yang dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari (Kitao 1998) yaitu fungsi sebagai alat komunikasi, sebagai alat mengakses informasi, fungsi pendidikan dan pembelajaran, serta fungsi tambahan (suplemen), fungsi pelengkap (komplemen), dan fungsi pengganti (substitusi).
Guru  dalam memilih internet sebagai media pembelajaran pendidikan mempunyai alasan  antara lain sebagai berikut :
a.       Guru dan siswa  agar melek teknologi internet.
b.      Guru dan siswa mampu menggunakan aplikasi internet yang berhubungan dengan pembelajaran.
c.       Guru dan siswa mampu menambah wawasan dalam berbagai hal yang berhubungan dengan pendidikan kewarganegaraan.
d.      Adanya pembelajaran tidak langsung tetapi  siswa tetap memperoleh pengetahuan dengan media internet.
e.      Guru akan lebih kreatif dalam memberi tugas melalui media yang interaktif yaitu internet

Internet sebagai media pembelajaran mempunyai manfaat baik bagi siswa. Manfaat internet bagi siswa, diantaranya :
a. Mempermudah komunikasi dengan semua orang untuk bertukar pikiran dan berdiskusi dalam suatu website.
b. Menjadi sarana penjawab semua pertanyaan para pelajar yang belum bisa mereka temukan jawabannya.
c. Menemukan teman-teman dari negara-negara luar yang bisa membantu mereka dalam kehidupan sosial dan bisa menjadi tempat bertukar pengalaman dalam hal pendidikan maupun dalam hal lainnya.
d.Menambah wawasan tentang segala macam pengetahuan tentang dunia luar.

Internet tidak hanya memberikan manfaat bagi para pelajar, melainkan juga kepada para guru. Manfaat internet bagi para guru, diantaranya :
a. Menjadi sumber untuk menambah bahan pelajaran.
b. Bertukar informasi dengan guru-guru yang lain di berbagai belahan dunia yang lebih berpengalaman.
c. Menambah wawasan pelajaran sesuai dengan perkembangan zaman.
d.Mengikuti teknologi dan segala perkembangan zaman yang terjadi.
e. Menjadi tempat pembelajaran agar bisa menjawab semua pertanyaan yang diajukan murid-muridnya.

   E.     Keunggulan dan Kelemahan Internet sebagai Media Pembelajaran Pendidikan          Kewarganegaraan

1.      Keunggulan Internet sebagai Media Pembelajaran
       Internet memungkinkan siswa belajar sesuai dengan kemampuan dan kecepatannya dalam memahami pengetahuan dan informasi yang ditanyangkan. Adapun keunggulan internet sebagai media pembelajaran :
a.       Internet memberikan sambungan (konektivitas) dan jangkauan yang sangat  luas sehingga akses data dan informasi tidak dibatasi waktu, tempat, dan negara.
b.      Akses infromasi di internet tidak dibatasi oleh waktu karena dunia maya yang dihadirkan secara global tidak perneh tidur. Dengan kata lain, kita dapat melakukan pencarian informasi melalui internet kapan saja selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu.
c.       Akses informasi melalui internet lebih cepat bila dibandingkan dengan mencari informasi pada halaman-halaman buku-buku di perpustakaan. Kita tinggal mengklik icon tertentu, maka apa yang kita inginkan akan muncul di layar monitor komputer kita.
d.      Internet juga menyediakan kegiatan pembelajaran interaktif seperti fasilitas elearning yang diselenggarakan oleh lembaga-lembaga tertentu yang dapat meningkatkan kemampuan intelektual kita, seperti sekolah menulis online, dsb. Tentu saja dengan menjadi anggota pada kegiatan tersebut dan mengikuti ketentuan yang ditetapkan oleh lembaga tersebut.
e.       Kita dapat berdiskusi dengan teman-teman sebaya atau setingkat mengenai berbagai hal jika kita memasuki mailing list atau melakukan chatting.
f.       Dibandingkan dengan membeli buku atau majalah asli, penelusuran informasi melalui internet jauh lebih murah. Apalagi pada saat ini banyak situs yang menyediakan jasa informasi secara cuma-cuma. Kita tinggal mengunduh atau mencetak informasi yang kita butuhkan.

2.      Kelemahan Internet sebagai Media Pembelajaran
a.       Informasi yang tersedia di internet sangat besar jumlahnya, namun tidak semuanya kita butuhkan.
b.      Internet bersifat interaktif dengan menyediakan banyak sekali link-link menuju situs tertentu yang terkadang membuat kita menggoda untuk mengkliknya yang justeru membuat pencarian informasi kita terbengkalai dan lepas kendali.

c.       Salah satu kelemahan internet yang sangat terasa dan sangat mengganggu adakah resiko terkena virus komputer yang mudah menyebar, baik melalui semail maupun melalui file-file yang kita unduh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar