TUGAS TIK 5
MEDIA PEMBELAJARAN MELALUI INTERNET
A.
Pengertian Internet
Internet
singkatan dari interconection dan
networking, adalah jaringan informasi global, yaitu “the largest global network of computer, that enables people
throughoutthe world to connect with each other”.
Internet
merupakan jaringan global yang menghubungkan dengan beribu bahkan berjuta
jaringan komputer (local/wide area network) ajaran dan medan komputer pribadi
(stand alone), yang memungkinkan setiap komputer yang terhubung dengannya boleh
melakukan komunikasi diantara satu sama lain. (Brace, 1997).
Sidharta
(1996) memberikan definisi yang sangat luas terhadap pengertian internet. Internet adalah forum global pertama dan
perpustakaan global pertama dimana setiap pemakai dapat berpartisipasi dalam
segala waktu. Karena internet merupakan perpustakaan global, maka pemakai dapat
memanfaatkannya sebagai
media pembelajaran.
Dari
beberapa pendapat dapat disimpulkan bahwa internet adalah suatu jaringan
informasi berbagai komputer yang terhubung dan berkomunikasi satu sama lain yang
digunakan sebagai sumber dan media dari berbagai pengetahuan.
B. Model Pembelajaran Internet
Ada
tiga sistem pembelajaran melalui internet yang layak dipertimbangkan sebagai
dasar pengembangan sistem pembelajaran dengan mendayagunakan internet,yaitu :
1)
Web Course
2)
Web Centric Course
3)
Web Enhanced Course
1. Web Course
Web course adalah penggunaan internet
untuk keperluan pembelajaran,dimana seluruh bagian bahan
belajar,diskusi,konsultasi,penugasan,latihan dan ujian sepenuhnya disampaikan
melalui internet.Siswa dan guru sepenuhnya terpisah,namun hubungan atau
komunikasi antara peserta didik dengan pengajar bisa dilakukan setiap
saat.Komunikasi lebih banyak dilakukan secara ansynchronous daripada secara
synchronous.Bentuk web course ini tidak memerlukan adanya kegiatan tatap muka
baik untuk keperluan pembelajaran maupun evaluasi dan ujian,karena semua proses
pembelajaran sepenuhnya menggunakan fasilitas internet seperti email,chat
rooms,bulletin board dan online conference.Selain itu sistem ini biasanya juga
dilengkapi dengan berbagai sumber belajar (digital),baik yang dikembangkan
sendiri maupun dengan menggunakan berbagai sumber belajar dengan jalan membuat
hubungan (link) keberbagai sumber belajar yang sudah tersedia pada
internet,seperti data base statistic berita dan informasi,e-book,perpustakaan
elektronik dan lain-lain.Bentuk pembelajaran model ini biasanya digunakan untuk
keperluan pendidikan jarak jauh (distance education/learning).Aplikasi bentuk
ini antara lain virtual campus/university ataupun lembaga pelatihan yang
menyelenggarakan pelatihan-pelatihan yang bisa diikuti secara jarak jauh dan
setelah lulus ujian akan diberikan sertifikat.
2. Web Centric Course
Sebagian bahan
belajar,diskusi,konsultasi,penugasan,dan latihan disampaikan melalui
internet,sedangkan ujian dan sebagian konsultasi,diskusi dan latihan dilakukan
secara tatap muka,walaupun dalam proses belajarnya sebagian dilakukan dengan
tatap muka yang biasaya berupa tutorial,tetapi presentase tatap muka tetap
lebih kecil dibandingkan dengan presentase proses pembelajaran melalui
internet.
Bentuk ini memberikan makna bahwa
kegiatan belajar bergeser kegiatan dikelas menjadi kegiatan melalui internet
sama dengan bentuk web course,siswa dan guru sepenuhnya terpisah tetapi pada
waktu-waktu yang telah ditetapkan mereka bertatap muka,baik di sekolah maupun
di tempat-tempat yang telah ditentukan seperti di ruang perpustakaan,taman bacaan,ataupun
di balai pertemuan.
Penerapan bentuk ini sebagaimana telah
dilakukan pada perguruan tinggi-perguruan tinggi terkemuka yang menggunakan
sistem belajar secara of campus.
3. Web Enhanced Course
Web enhanced course merupakan pemanfaatan
internet untuk pendidikan,untuk menunjang peningkatan kualitas belajar mengajar
di kelas.Bentuk ini juga dikenal dengan nama web lite course,karena kegiatan
pembelajaran utama adalah tatap muka di kelas.
Peranan internet disini adalah untuk menyediakan sumber-sumber belajar yang
sangat kaya akan informasi dengan cara memberikan alamat-alamat atau membuat
link ke berbagai sumber belajar yang sesuai dan bisa diakses secara
online,untuk meningkatkan kuantitas dan memperluas kesempatan berkomunikasi
antara pengajar dan peserta didik secara timbal balik.
Dialog atau komunikasi dua arah tersebut
dimaksudkan untuk keperluan berdiskusi,berkonsultasi,maupun untuk bekerja
secara kelompok.Berbeda dengan kedua bentuk sebelumnya,pada bentuk web enhanced
course ini presentase pembelajaran secara tatap muka,karena penggunaan internet
adalah hanya untuk mendukung kegiatan pembelajaran secara tatap muka.Bentuk ini
dapat pula dikatakan sebagai langkah awal bagi institusi pendidikan yang akan
menyelenggarakn pembelajaran berbasis teknologi informasi,sebelum
menyelenggarakn pembelajaran dengan internet secara kompleks,seperti web centric
course ataupun web course.
Baik pada model ataupun web course,web
centric course ataupun web enhanced course,terdapat beberapa komponen aktifitas
seperti informasi,bahan belajar,pembelajaran ataupun komunikasi,penilaian
bervariasi.Secara umum komponen aktifitas dan strukturnya dapat diterapkan
dalam pengembangan pembelajaran melalui internet.
sistem pembelajaran internet
dikembangkan melalui tiga cara pengembangan yaitu:
1) Menggunakan
seperlunya fasilitas internet yang telah ada,seperti e-mail,IRC (Internet Relay
Chat),word wide web,search engine,millis (milling list) dan FTP (File Transfer
Protocol).
2) Menggunakan sofware pengembang program
pembelajaran dengan internet yang dikenal dengan Web-Course Tools,yang
diantaranya bisa didapatkan secara gratis ataupun bisa juga dengan
membelinya.Ada beberapa vendor yang mengembangkan Web Course Tools seperti
WebCT, Webfuse, TopClass dan lain-lain.
3) Mengembangkan
sendiri program pembelajaran sesuai dengan kebutuhan (tailor made),dengan
menggunakan bahasa pemograman seperti ASP (Active Server Pages) dan
lain-lain.Setiap cara memiliki kelebihan dan kekurangan,misalnya pengembangan
program pembelajaran dengan menggunakan fasilitas internet mempunyai kelebihan
biayanya sangat murah dibandingkan yang lain,namun ada kekurangan yaitu dalam
pengelolaan agak sulit karena sifatnya tidak terintegrasi.Sedangkan apabila
menggunakan Web Course Tools atau pengembangan secara taillor-made biayanya
jauh lebih mahal,namun memiliki kelebihannya yakni mudah dalam pengembangan dan
pengelolaanya,lebih power full,dan sesuai dengan kebutuhan.
Untuk
memilih salah satu cara yang akan dipakai,ditentukan pada pertimbangan
berdasarkan kajian terhadap berbagai hal seperti yang telah dibahas dibagian
terdahulu tadi.Namun pada dasarnya mendayagunakan internet untuk mendukung
peningkatan kualitas pendidikan adalah hal sangat layak untuk segera
dilaksanakan secara luas di institusi-institusi penyelenggara pendidikan di
Indonesia.
Ada beberapa aplikasi internet yang
mampu menyokong keperluan kependidikan diantaranya :
1) Email
Email (Mel elektronik) adalah satu
perkhidmatan komunikasi melalui internet. Mel elektronik biasanya berupa teks.
Tetapi ia juga boleh melinatkan image grafik dan suara (voice mail).
Antara aktiviti yang boleh dilakukan oleh pelajar melalui
email adalah berkongsi menjalankan sesuatu projek dengan pelajar di sekolah
lain, berbincang dengan rekan dari kalangan berbagai budaya dan latar belakang
negara mengenai berbagai isu semasa, menggalakkan perkembangan bahasa terutama
bahasa inggris melalui komunikasi dengan rekan pena diluar negara, dan
mendapatkan bahan dan teknik di dalam menyelesaikan sesuatu masalah pelajaran
secara “online”. Seorang guru boleh menerima dan memeriksa hasil tugas
pelajaran melalui email.
Zoraini (1996) menambah
aktiviti-aktiviti seperti diatas akan memberi banyak faedah kepada para
pelajar. Ini termasuk pelajar yang lebih peka terhadap isu semasa dunia, dapat
membiasakan diri dengan aplikasi komputer, berpeluang menjalankan aktiviti
kumpulan dan dapat meningkatkan kemahiran berfikir, kemahiran berbahasa atau
kemahiran berkomunikasi.
2) Laman
Web (World Wide Web)
Rangkaian sedunia WWW adalah
sebagian daripada internet dan merupakan satu koleksi besar dokumen yang
dikenali sebagai “halaman web” (TMB, 1998, Crumlish, 1996). Halaman web merupakan
komponen yang menjadikan internet lebih menarik dan paling diminati oleh siapa
saja yang dapat mengaksesnya. Para pendidik boleh mendaptkan kandungan teks
penuh, artikel, rancangan pengajaran dan lain-lain bahan pengajaran. Laman (http://k12.cnidr.org:90/ web. Intro.html) contohnya mneguraikan cara-cara World Wide Web khususnya
dalam mereformasikan kurikulum. Crumlish (1996) mencadangkan WWW dalam
pendidikan digunakan sebagai tutor, pusat sebaran dan penerbitan, medan
perbincangan (forum), dan pemandu (search angine).
3) Internet
Relay Chat
Internet Relay Chat biasanya merujuk
pada sekumpulan orang berbual sesama sendiri dengan menggunakan papan kekunci.
Namun sampai saat ini sudah terdapat perisian yang membolehkan komunikasi
secara audio dan visual dengan bantuan beberapa alat tambahan. Komunikasi
seperti ini sering disebut sebagai telesidang (video conferencing). IRC
menyediakan berbagia tajuk perbualan dan pengguna-pengguna di seluruh dunia
berbincang tentang berbagai tajuk tersebut secara serentak.
4) Telnet
Telnet adalah kemudahan menggunakan
komputer yang beralokasi di benua lain, seolah-olah sama seperti menggunakan
komputer yang ditempatkan dalam sebuah bangunan yang sama.
5) Kumpulan
berita dan diskusi
Internet
menyediakan pentas-pentas perbincangan dalam pelbagai sebjek. Kumpulan berita
dan diskusi adalah aplikai dan lanjutan kepada penggunaan email secara
berkesan. Komuniti-komuniti ynag terbentuk secara elektronik yang mempunyai
minat yang sama membolehkan ahli-ahli yang menyertai kumpulan diskusi berkongsi
pendapat dan membantu di antara stau sama lain tanpa batasan sempadan geografi.
6) Pemindahan
File (FTP)
Perkembangan dari internet, file
dalam bentuk teks, grafik, audio atau video amat mudah untuk dipindahkan dari
satu komputer yang lain dengan menggunakan “File Transfer Protokol (FTP)”.
Segala bahan pembelajaran yang terdapat dalam sesuatu server (di mana-mana
institusi pendidikan) bisa dipindahkan ke komputer kita di rumah atau di
sekolah tanpa mengalami perubahan.
Pada saat ini terdapat pelbagai
naskah yang boleh didowload secara gratis ataupun membayar. Kita juga boleh
memuatkan kembali (upload) segala file ke dalam sesuatu server untuk
dimanfaatkan oleh orang lain, terutama para pendidik dan pelajar di seluruh
dunia.
7) Telekonferens
Telekonferens adalah sistem
penyampaian elektronik yang melibatkan komunikais dua arah antara dua atau
lebih pusat telekonferens secara langsung. Telekonferens ini juga amat sesuai
bagi melaksanakan Pendidikan Jarak Jauh karena sesuai dengan tujuan menjalankan
seminar, kuliah, ceramah, tutorial, talkshow, perdebatan, persidangan,
pemyampaian kajian, dan juga bimbinagn konseling. Menurut J.Makki (2001),
penggunaan telekonferens ini akan menyelesaikan banyak masalah pembelajaran di kalangan
pelajar dan guru-guru ICT. Walau
bagaimanapun, pelaksanaan telekonferens ini memerlukan perancangan dan
latihan yang rapi malah latihan dan percobaan perlu dijalankan sebelum
menggunakan peralatan media ini.
Berdasarkan kajian, telekonferens
ini dalah sesuia dengan aplikasi sistem pendidikan sebuah negara yang membangun
yang berdasarkan teknologi komunikasi seperti ini berlaku di Finlandia
(J.Makki, 2001) dan Singapura (Hu. Chun, 2001), sedangkan di Indonesia
telekonferens sering diadakan untuk bertukar pengetahuan seperti Total Quality
Management yang diselenggarakan oleh Asian Productivity Organization (APO) di
Jakarta, Bnagkok, Tokyo, India, Phillipina, Kuala Lumpur dan Singapure secara
serentak
8) Instant
messaging
Instant messaging dikenal juga dengan
sebutan internet text messaging, yaitu suatu ruang daklam internet yang
gunannya untuk menyampaikan pesan singkat dan langsung kepada orang lain.
Aplikasi dalam pembelajaran adalah
digunakan oleh guru untuk menyampaikan tugas-tugas pelajaran secara singkat
kepada peserta didik. Di samping itu guru dan siswa mampu berkomunikasi secara
langsung dengan menggunakan fasilitas ini.
9) Newsgroups
Newsgroups dikenal juga dengan
konsep internet discussion group, yaitu suatu kelompok diskusi yang menggunakan
sistem jaringan komputer (internet), di mana setiap anggota menuliskan
pesan/gagasan-gagasannya untuk kemudian ditanggapin oleh anggota lain yang
meminati topik bahasan yang sama.
Aplikasi dalam pembelajaran dapat
diterapkan dalam kelompok diskusi di bidang pendidikan. Sehingga melalui
aplikasi ini dapat memberikan peluang untuk bertukar pikiran mengenai
pembelajaran.
C. Contoh Metode Pembelajaran Melalui
Internet
Setelah semua perangkat untuk
pembelajaran siap, guru mulai melakukan pembelajaran dengan menggunakan sumber
belajar internet. Bagi siswa sekolah dasar tentu saja akses-akses yang ringan
yang berkaitan dengan mata pelajaran yang diajarkan. Disinilah kepiawaian
seorang guru ditampilkan dalam mendampingi, membimbing dan mengolah metode
pembelajaran agar tujuan pembelajaran yang diharapkan tercapai.
Beberapa metode yang dapat
dilakukan oleh guru, diantaranya: diskusi, demonstrasi, problem solving,
inkuiri, dan descoveri. Guru memberikan topik tertentu pada siswa, kemudian
siswa mencari hal-hal yang berkaitan dengan hal tersebut dengan mencari (down
load) dari internet. Guru juga dapat memberikan tugas-tugas ringan yang
mengharuskan siswa mengakses dari internet, suatu misal dalam pembelajaran
Bahasa Indonesia siswa dapat mencari karya puisi atau cerpen dari internet.
Siswa juga dapat belajar dari internet tentang hal-hal yang up to date yang
berkaitan dengan pengetahuan. Guru memberi tugas pada siswa untuk mencari suatu
peristiwa muthakir dari internet kemudian mendiskusikannya di kelas, lalu siswa
menyusun laporan dari hasil diskusi tersebut.
Metode-metode tersebut dapat
dilakukan guru dengan model-model pembelajaran yang bervariasi sehingga siswa
semakin senang, tertarik untuk mempelajarinya sehingga proses pembelajaran
tersebut menjadi pembelajaran yang bermakna. Dengan pembelajaran berbasis
internet diharapkan siswa akan terbiasa berpikir kritis dan mendorong siswa
untuk menjadi pembelajar otodidak. Siswa juga akan terbiasa mencari berbagai
informasi dari berbagai sumber untuk belajar.
Pembelajaran ini juga mendidik
siswa untuk bekerjasama dengan siswa lain dalam kelompok kecil maupun tim. Satu
hal lagi yang tidak kalah pentingnya yaitu dengan pembelajaran berbasis internet
pengetahuan dan wawasan siswa berkembang, mampu meningkatkan hasil belajar
siswa, dengan demikian mutu pendidikan juga akan meningkat.
D.
Fungsi Internet
Menurut
Kenji Kitao, ada enam fungsi internet yang dimanfaatkan dalam kehidupan
sehari-hari (Kitao 1998) yaitu fungsi sebagai alat komunikasi, sebagai alat
mengakses informasi, fungsi pendidikan dan pembelajaran, serta fungsi tambahan
(suplemen), fungsi pelengkap (komplemen), dan fungsi pengganti (substitusi).
Guru
dalam memilih internet sebagai media pembelajaran pendidikan mempunyai
alasan antara lain sebagai berikut :
a.
Guru
dan siswa agar melek teknologi internet.
b.
Guru
dan siswa mampu menggunakan aplikasi internet yang berhubungan dengan
pembelajaran.
c.
Guru
dan siswa mampu menambah wawasan dalam berbagai hal yang berhubungan dengan
pendidikan kewarganegaraan.
d.
Adanya
pembelajaran tidak langsung tetapi siswa
tetap memperoleh pengetahuan dengan media internet.
e. Guru akan lebih kreatif dalam
memberi tugas melalui media yang interaktif yaitu internet
Internet sebagai media pembelajaran
mempunyai manfaat baik bagi siswa. Manfaat internet bagi siswa, diantaranya :
a. Mempermudah komunikasi dengan semua
orang untuk bertukar pikiran dan berdiskusi dalam suatu website.
b. Menjadi sarana penjawab semua
pertanyaan para pelajar yang belum bisa mereka temukan jawabannya.
c. Menemukan teman-teman dari
negara-negara luar yang bisa membantu mereka dalam kehidupan sosial dan bisa
menjadi tempat bertukar pengalaman dalam hal pendidikan maupun dalam hal
lainnya.
d.Menambah wawasan tentang segala
macam pengetahuan tentang dunia luar.
Internet tidak hanya memberikan
manfaat bagi para pelajar, melainkan juga kepada para guru. Manfaat internet
bagi para guru, diantaranya :
a. Menjadi sumber untuk menambah bahan
pelajaran.
b. Bertukar informasi dengan guru-guru
yang lain di berbagai belahan dunia yang lebih berpengalaman.
c. Menambah wawasan pelajaran sesuai
dengan perkembangan zaman.
d.Mengikuti teknologi dan segala
perkembangan zaman yang terjadi.
e. Menjadi tempat pembelajaran agar
bisa menjawab semua pertanyaan yang diajukan murid-muridnya.
E.
Keunggulan dan Kelemahan Internet
sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
1.
Keunggulan Internet sebagai Media
Pembelajaran
Internet
memungkinkan siswa belajar sesuai dengan kemampuan dan kecepatannya dalam
memahami pengetahuan dan informasi yang ditanyangkan. Adapun keunggulan
internet sebagai media pembelajaran :
a.
Internet
memberikan sambungan (konektivitas) dan jangkauan yang sangat luas sehingga akses data dan informasi tidak
dibatasi waktu, tempat, dan negara.
b.
Akses
infromasi di internet tidak dibatasi oleh waktu karena dunia maya yang
dihadirkan secara global tidak perneh tidur. Dengan kata lain, kita dapat
melakukan pencarian informasi melalui internet kapan saja selama 24 jam sehari
dan 7 hari seminggu.
c.
Akses
informasi melalui internet lebih cepat bila dibandingkan dengan mencari informasi
pada halaman-halaman buku-buku di perpustakaan. Kita tinggal mengklik icon
tertentu, maka apa yang kita inginkan akan muncul di layar monitor komputer
kita.
d.
Internet
juga menyediakan kegiatan pembelajaran interaktif seperti fasilitas elearning
yang diselenggarakan oleh lembaga-lembaga tertentu yang dapat meningkatkan
kemampuan intelektual kita, seperti sekolah menulis online, dsb. Tentu
saja dengan menjadi anggota pada kegiatan tersebut dan mengikuti ketentuan yang
ditetapkan oleh lembaga tersebut.
e.
Kita
dapat berdiskusi dengan teman-teman sebaya atau setingkat mengenai berbagai hal
jika kita memasuki mailing list atau melakukan chatting.
f. Dibandingkan dengan membeli buku
atau majalah asli, penelusuran informasi melalui internet jauh lebih murah.
Apalagi pada saat ini banyak situs yang menyediakan jasa informasi secara
cuma-cuma. Kita tinggal mengunduh atau mencetak informasi yang kita butuhkan.
2.
Kelemahan Internet sebagai Media
Pembelajaran
a.
Informasi
yang tersedia di internet sangat besar jumlahnya, namun tidak semuanya kita
butuhkan.
b.
Internet
bersifat interaktif dengan menyediakan banyak sekali link-link menuju situs
tertentu yang terkadang membuat kita menggoda untuk mengkliknya yang justeru
membuat pencarian informasi kita terbengkalai dan lepas kendali.
c. Salah satu kelemahan internet yang
sangat terasa dan sangat mengganggu adakah resiko terkena virus komputer yang
mudah menyebar, baik melalui semail maupun melalui file-file yang
kita unduh.